Standar Keamanan Mengoperasikan Forklift – Forklift merupakan kendaraan alat angkut yang banyak digunakan dalam kegiatan industri. Forklift terdiri dari kabin pengemudi yang bagian depannya terdapat Garpu Baja yang digunakan untuk mengangkat barang dan memindahkannya ke tempat lain. Karena fungsinya yang dapat mengangkat barang hingga 15 ton, forklift dapat menjadi alat angkut yang cukup berbahaya dan beresiko yang dapat menyebabkan kecelakaan bagi pekerja lainnya.
Oleh karena itu, pengemudi yang mengoperasikan forklift harus paham betul mengenai standar keamanan, baik cara mengemudikan atau kesiapan forklift sebelum digunakan. Ada pula etika-etika kerja operator atau pengemudi forklift yang harus dipatuhi agar mengurangi potensi kecelakaan di lingkungan kerja, baik yang karena tertabrak forklift atau kejatuhan barang yang sedang diangkut atau yang sedang dibawa. Sebelum mengetahui standar keamanan mengoperasikan forklift, mari kita simak cara mengopersikan forklift berdasarkan jenis transmisi yang digunakan.

Matic

Menggunakan tenaga battray atau accu karena ramah lingkungan. Pada umumnya matic lebih mudah dari pada manual cuma yang membedakan tuas handle nya. Tuas handle untuk matic ada 4

  • Naik turun
  • Maju mundur
  • Cungkil
  • Geser kanan kiri

Untuk forklift matic biasanya digunakan pada perusahaan yang bebas polusi/asap seperti, Garment, Produk Makanan Dll. Begitu juga dengan roda, ada 4 buah roda mati atau tidak hampa udara. Untuk pengoprasian forklift matic gampang sekali pedal bawah sebagai rem dan kopling apabila diinjak berati kopling dipegang, apabila dilepas berarti Rem akan berfungsi. Kalau untuk menjalankannya hanya memajukan handle lalu jalan maju atau mundur dan tidak ada gigi.

Manual

Forklift manual menggunakan bahan bakar solar. Sebenarnya banyak sekali kapasitas dari Forklift. Ada kapasitas 3 ton, 5 ton, bahkan 8 ton lebih. Pada Pedal bagian bawah ada gas, kopling, dan rem (Seperti mobil). Forklift manual biasanya digunakan di tempat outdoor, karena menghasilkan polusi yang cukup banyak dari knalpot. Cara menjalankanya agak sulit, karena tidak seperti menjalankan mobil pada umumnya. Karena roda forklift yang dapat berbelok pada bagian belakang. Untuk handel paling kanan ada gigi maju dan mundur, sebelahnya ada perseneleng gambar kura-kura artinya gigi 1, gambar kijang artinya gigi 2, lalu untuk handel kiri dari kemudi ada naik turun dan cungkil. Yang membedakan forklift manual dengan matic adalah tidak ada tuas maju mundur dan geser nya sehingga lebih sulit dari matic.

Setelah mengetahui cara mengopersikan forklift sekarang kita simak standar keamanan mengoperasikan forklift. Berikut adalah beberapa ” Standar Keamanan ” yang harus dipahami dan dipatuhi oleh Operator Forklift sebelum dan sesaat mengendalikan Forklift.

Baca juga :

Standar Keamanan Mengoperasikan Forklift

Menggunakan Alat Pelindung Diri ( APD)

Sebelum mengoprasikan forklift sebaiknya anda menggunakan APD untuk melindungi seluruh atau sebagian tubuhnya terhadap kemungkinan adanya potensi bahaya atau kecelakaan kerja. Kewajiban untuk memakai alat pelindung diri ini sudah menjadi kesepakatan bersama dengan pemerintah melalui departemen tenaga kerja serta transmigrasi.

Melalui Pelatihan

Orang yang diizinkan untuk menjadi Operator Forklift adalah mereka yang sebelumnya telah diberi pelatihan. Pelatihan tersebut meliputi apa saja yang harus diketahui mengenai Forklift, termasuk komponen dan fungsi-fungsinya, cara penggunaan, standar keamanan, dan tindakan-tindakan apabila ditemukan kerusakan pada Forklift. Operator Forklift juga harus diberi pelatihan mengenai cara perawatan Forklift yang benar dan aman.

Dilarang keras ada orang di bawah beban saat Forklift sedang mengangkat Barang

Itulah sebabnya pada alat forklift terdapat suara peringatan yang dapat dinyalakan ketika forklift sedang digunakan. Tujuan dari suara peringatan yang konstan tersebut adalah untuk memberitahu kepada para pekerja lainnya untuk memberikan jalan bagi forklift melakukan tugasnya. Jika ada orang lain yang berada di bawah beban saat forklift mengangkat barang, dapat terjadi resiko orang tersebut tertimpa oleh barang tersebut. Maka dari itu selalu gunakan Helm Keselamatan di kawasan industri.

Ketinggian Barang Dari Lantai

Firklift tidak hanya dapat memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain, forklift juga dapat mengangkat barang dan meletakkannya di atas rak yang sulit dijangkau oleh manusia. Tetapi ketika forklift sedang berjalan, sebaiknya barang yang dibawa tidak diangkat terlalu tinggi. Cukup  sekitar 15 Cm dari atas permukaan lantai untuk menghindari resiko barang yang jatuh.

Mengontrol Kecepatan Forklift

Mengendarai Forklift tidak seperti mengendarai Mobil atau Motor yang dapat bermanuver dengan lebih leluasa. Saat mengendarai forklift, Operator harus yakin bahwa jalurnya aman tanpa halangan dan sebisa mungkin tidak melakukan pengereman secara tiba-tiba saat sedang membawa barang. Kecepatan saat mengendarai Forklift juga sebaiknya tidak diatas 20 Km/Jam dan tidak perlu terburu-buru.

Comments are disabled.